Kumpulan Cerpen “Bukan Perempuan”

Penulis: Syarif Hidayatullah, Dkk.
Editor: Abdul Wachid BS.
Penerbit: LPM OBSESI & Grafindo
Dimensi: 14 × 21.5 cm, 144 hal.
Tahun terbit: Januari 2010
ISBN: 979-3896-139-16
Harga: Rp.42.500,-

 

Di dalam proses belajar sekaligus bermain, bermain sekaligus belajar, cerpen memiliki relasi-relasi langsung maupun tidak langsung dengan proses menjadi “manusia dewasa”. Cerpen bukanlah sekedar ruang pelarian dari hidup nyata yang sumpek dan gagal, melainkan cerpen sebagai cermin bolak-balik antara ruang imajinasi dengan ruang kehidupan nyata yang boleh jadi gagal sehingga dengan demikian kita sebagai manusia bisa mengedepankan problem hidup dan lebih berani lagi bermain sambil belajar, belajar sambil bermain.

Tidak terkecuali ketika kita berada dalam ruang hidup yang diidealkan semacam tata nilai adiluhung di kampus, atau didalam sebuah masyarakat dengan kultur yang ideal yaitu agamis, islami, atau dengan istilah lokal yaitu berbudaya santri. Apa kehidupan didalamnya? Menurut siapa kehidupan itu dirumuskan? Demi apa? Mengapa demikian? Ke arah mana kehidupan kita ini?
Happy ending ataukah sad ending? Pantaskah atau tidak pantas? Etiskah atau sebaliknya? Semua penting dalam proses yang bernama hidup.

_____–

Buku antologi cerpen “Bukan perempuan” merupakan kumpulan cerpen pemenang dan nominator lomba menulis cerpen tingkat mahasiswa se-indonesia yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) OBSESI Sekolah Tinggi Agama Islam Purwokerto 2009-2010 bekerjasama dengan Penerbit Grafindo Litera Media, Yogyakarta.

Buku ini berisi 3 cerpen juara dan 27 nominator yang kesemuanya bertajuk cerita dengan latar budaya santri. Berikut daftar lengkap cerpen serta penulisnya:

1. Bukan Perempuan (Syarif Hidayatullah, UHAMKA Jakarta)
2. Mata Purnama (Richa Miskiyyah, IAIN Walisongo Semarang)
3. Benggel (Royyan Julian, Universitas Negeri Malang)
4. Blang Pidie, 1887 (Eko Triono, Universitas Negeri Yogyakarta)
5. Pesan Yang Tak [Pernah] Sampai (Agus Budiawan, Universitas Airlangga Surabaya)
6. “7 Kitab Cinta” – catatan Pertemuan Sunyi Di Bukit Lentang (F. Rizal Alief, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta )
7. Winda Dan Penyesalan (Angga Aryo Wiwaha, STAIN Purwokerto)
8. Dua Rindu Di Kaki Langit (Imran Makmur, Universitas Hasanuddin Makassar)
9. Batas (M. Yudistira Kusuma, UIN Jakarta)
10. Nur (Bisri Mustofa, STAIN Purwokerto)
11. Catatan Sebuah Hati (Endry Kharisma, Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
12. Imroah (Badrul Munir Chair, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
13. Kulukis Senja Di Wajahmu (Marsus Ala Utsman, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
14. Perempuan Pencari Cahaya (Matroni El-moezany, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
15. Yang Diharapkan (Maryam Lathifah, UGM Yogyakarta)
16. Biduk Cinta Telaga Biru (Nur Aviah, STAIN Purwokerto)
17. Wanita Yang Berkarib Dengan Makan Malam (Guntur Alam, Universitas Islam ’45 Bekasi)
18. Al-haram Bicara Denganmu (Sketsa Ultra Pelang, Universitas Brawijaya)
19. Penghuni Lubang (Fredy Wansyah Putra, Unpad)
20. Rumah Lilil (Setia Naka Andrian, IKIP PGRI Semarang)
21. Sepotong Cinta Di Sudut Senja (Hilal Ahmad, IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten)
22. Senandung Riyadlotul Di Bukit Malam (Alizar Tanjung, IAIN Imam Bonjol Padang)
23. Sekufu (Rio Fitra Sy, Universitas Negeri Padang)
24. Butir Kehidupan (Yan Ari Nugroho, Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
25. Gus Ramadhan (Yanwi Mudrikah, STAIN Purwokerto)
26. Sang Hayat (Faisal Syahreza, Universitas Pendidikan Indonesia [UPI] Bandung)
27. Perempatan Buntu (Ginandjar Wiludjeng, Universitas Widya Mataram Yogyakarta)
28. Karena Aku Mencintaimu (Ryan Rachman, Unsoed Purwokerto)
29. Sidang Di Pohon Kamboja (Sulaiman, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta)
30. Hujan Tangisan (Ahmad Khairul Anam, IAIN Walisongo Semarang)

FOTO TENTANG BUKU


“Selamat Datang”, Launching “Bukan Perempuan”, STAIN Purwokerto 09-10 Maret 2010


Launching & Bedah Buku “Bukan Perempuan”, bersama juara 1,2,3, Joni Ariadinata (Cerpenis), dan Abdul Wachid B.S. (Penyair)


Jual bermacam-macam buku


Foto bersama pemenang dan nominator


Bersama panitia (kuning), Faisal Syahreza dan Aji Wibowo (Penyair muda Jawa Barat/Indonesia)

–oo0oo–


About this entry