Solilokui malam sepi

May 28, 2012 § Leave a comment

I

Di jendela kataku lahir sebuah nama
dari aksara-aksara yang teraba
kau hadir dalam lamun yang mengembun
tumbuh seperti entah

menghadirkanmu di jendela kataku
seumpama doa dalam gerutu
imajinasiku

II

Kita tak pernah duduk beriringan
selama ini
seperti ada sebuah percakapan yang hadir di antara spasi
pada sebuah pertemuan singkat

kau sengaja mencipta jarak
seakan abai pada rasa yang kualamatkan padamu
— aku hanya belum percaya, katamu

III

Kau termangu dalam ragu
seperti mengeja malam kelam
menakar rasi tanpa tepi

dan aku serupa nelayan tanpa mata di malam buta
berlayar tanpa dermaga
hilang lenyap
kabut

aku tak butuh peta
hanya ingin serupa cahaya
yang berpendar di kerling matamu
kau pernah berkata
— benar aku mencintai malam
namun aku belum sempat berkata
— benar aku mencintaimu

sebab itulah aku ingin menemukanmu
mu

menemukan pelukan

Surabaya, 14 Mei 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Solilokui malam sepi at .

meta

%d bloggers like this: