Sajak untuk a

kau termangu dalam ragu
seperti mengeja malam kelam
menakar rasi tanpa tepi
dan, mungkin aku serupa nelayan
di malam buta
berlayar tanpa dermaga
hilang lenyap
kabut

ia tak butuh peta
hanya ingin serupa cahaya
yang berpendar di kerling matamu

kau pernah berkata
: benar aku mencintai malam.
sedang aku belum sempat berkata
: benar aku mencintaimu.

Sebab itulah aku ingin menemukanmu
menemukan pelukan

Surabaya, 14/05/12

Advertisements

About this entry