Pendakian Gunung Welirang

Gunung Welirang memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan sebagai obyek wisata minat khusus pendakian di Jawa Timur. Potensi tersebut diantaranya adalah potensi alam dan buatan yang menarik untuk dikembangkan. Potensi alam yang terdapat di Gunung Welirang seperti : mata air yang tidak pernah berhenti mengalir sepanjang musim, beraneka jenis pepohonan, sunset, dan sunrise.

Sedangkan potensi wisata buatan yang terdapat di Gunung welirang antara lain pondok para penambang yang terbuat dari jerami kering, puing-puing bangunan jaman Belanda, makam Syeh Maulana, dan bumi perkemahan.

Selain itu Gunung Welirang juga memiliki tingkat keamanan yang cukup tinggi dan medan yang relatif mudah untuk dilalui oleh para pendaki pemula sekalipun. Di Gunung Welirang juga terdapat berbagai macam jenis flora dan fauna yang menarik untuk dilihat oleh para pendaki.

Adapun selama penulisan pelaporan ini penulis menggunakan penelitian secara deskriptif, data ? data yang ada pada pelaporan ini diperoleh dari hasil wawancara dan studi literature. Berdasarkan data diatas, penulis menyimpulkan bahwa para pendaki pemula dapat melakukan pendakian serta menikmati potensi?potensi yang ada di Gunung Welirang tanpa perlu mengkhawatirkan apapun.

(Posko sampai selter I (dikenal dengan nama Pet Bocor) sekitar 30 Menit)

Gunung Welirang (atau Walirang, nama kuna) terletak di perbatasan Malang dan Mojokerto yang merupakan sebuah gunung yang terdapat di Pasuruan Jawa Timur, Indonesia. “Welirang” dalam bahasa Jawa berarti belerang. Gunung Welirang mempunyai ketinggian setinggi 3,156 meter dan memiliki kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Rute Angkutan dari Surabaya :
Angkutan mulai dari Surabaya (terminal bungurasih)
* Naik bis jurusan Malang (turun di Pandaan) antara Rp. 800,- s/d Rp.1.200.-
* Naik colt dari terminal Pandaan (Pasuruan) turun di Tretes (turun depan hotel Tanjung) antara Rp.1.000,- s/d Rp. 1.500.-
* Ijin pendakian pada posko (jalan kurang lebih 30 M dari hotel tanjung) Untuk Arjuna Rp. 1.000,- & Welirang Rp. 750,-
 
(Selter II atau dikenal dengan nama Kokopan)
Rute Pendakian :
* Posko sampai selter I (dikenal dengan nama Pet Bocor) sekitar 30 Menit.
* Pet Bocor sampai selter II (dikenal Kokopan – ketinggian kurang lebih 1400-1500 Mdpl) antara 2-4 jam.
* Kokopan samapai selter III (dikenal Pondokan – pondok orang pencari belerang – ketinggian sekitar 2250Mdpl)antara 3-5 jam.
 
(selter III dikenal Pondokan – pondok orang pencari belerang – ketinggian sekitar 2250Mdpl)
Dari tempat ini (Pondokan) perjalanan terdiri dari 2 jalur utama :
Untuk Gunung Arjuna :
* Ambil jalur utama sebelah kiri (posisi depan Musholla).
* Air terakhir ada pada Lapangan Kijang / Lembah Kijang (lebih dikenal), posisi dari Pondokan sekitar 20 Menit perjalanan.
* Dari Lembah Kijang (sekitar 2300 Mdpl) kepuncak Utama Arjuna kurang lebih 4-6 jam perjalanan.
* Posisi puncak ada pada ujung jalan utama setelah melewati 2-3 puncak semu.
(Menuju Lembah Kijang)
Untuk Welirang :
* Jalur utama lurus posisi arah kanan.
* Air terakhir ada pada Pondokan.
* Perjalanan ke Puncak Utama Welirang sekitar 2-4 jam perjalanan.
* Posisi puncak ada pada sebelah kanan dengan melewati 1-2 puncak semu.
(Menuju puncak Welirang)
Catatan :
Bila rekan-rekan Pecinta Alam di Indonesia ingin menjelajahi gunung di sekitar Welirang-Arjuna, di daerah ini terdapat 5 puncak (top) di atas ketinggian
2000 Mdpl (lihat pada Topografi Purwosari). Yaitu :
1. Gunung Ringgit – posisi dari lembah kijang sebelah kiri untuk jalur pendakian gunung Arjuna.
2. Gunung Arjuna.
3. Gunung Kembar II – posisi sekitar ketinggian 2600-2800 Mdpl ada punggungan sebelah kanan jalur utama.
4. Gunung Kembar I – posisi ada disebelah kiri jalur utama ke gunung Welirang.(jalur sekitar ketinggian 2600-2700 Mdpl).
5. Gunung Welirang.

About this entry