Pesan Keberangkatan

trainwaiting

bangku tunggu mulai lengang
menyisakan seraut pagut
keberangkatan adalah pesan
siapa pergi pasti kembali
hanya saja angin ragu mendayu
akankah kau kembali
sebagai dirimu

sebelum keberangkatan
kulihat pandanganmu nanar
kedua matamu seperti beku
namun, ketika keberangkatan menyadarkanmu
kebekuan di matamu seketika luruh
aku melihat gerimis di matamu

kenang kenanglah
sisa angin yang menyibak rambutmu
serupa pesan yang lalai dari ucap
dari seorang kekasih
yang berdiri di seberang angan

keberangkatan adalah pesan
kebersamaan akan selalu menyetiai perpisahan
kenang kenanglah
rintik hujan tak akan pernah mencemburui kemarau

“apa kau akan menjelma gerimis di pagi bening?”
aku akan menjelma detak di jantungmu
atau serupa senyum di bibirmu

“apa kau akan menjadi mega di kala senja?”
aku justru angin yang membelai keningmu

kenang kenanglah

keberangkatan adalah harapan yang lalai dari ucap

Surabaya, 2013


About this entry