rindu bersauh

October 11, 2014 § Leave a comment

 

 

rindu tak akan tersesat menuju jalan pulang
meski yang ku lukis adalah peta buta
tanpa skala, tanpa nama
bahkan jika kau menunggu
di garis tepi tanpa dermaga
ia akan tetap bersandar
di pelupuk matamu

rindu akan selalu pulang
meski angin yang mengembangkan layar
tak kunjung datang
dan mercu kehilangan pendar
ia akan tetap pulang
menjemput perempuan
yang termangu di beranda petang

 

10 Oktober 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading rindu bersauh at .

meta

%d bloggers like this: