?

lovePerempuan tanpa nama hanya duduk di kursinya, memandang kaca jendela. Di luar tak ada hujan yang turun, mendung pun tak menggantung-gantung. Cuaca cerah, burung-burung beterbangan di antara layang-layang. Bocah-bocah kecil berlarian-berkejaran, tertawa bahak. Ia hanya duduk, lalu bergumam: “Jika ini hanya mimpi, lekas bangunkan aku.” (*)


About this entry