Kepada Peluk

May 13, 2015 § Leave a comment

 

di sore itu
pada sebuah musim yang tak teterka
kau berbicara tentang maut
katamu, ”tak ada yang lebih setia menunggu
dari kematian
dari aku”

lalu, kita berbicara tentang perahu-perahu
yang berlayar dalam kepalamu
membelah sepi
sambil menerka arah
menuju peluk-mu

 

 

 

Jakarta, 14 Mei 2015

(Ilustrasi: Lonely Sailor by Matt)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kepada Peluk at .

meta

%d bloggers like this: