Kepada Peluk

 

di sore itu
pada sebuah musim yang tak teterka
kau berbicara tentang maut
katamu, ”tak ada yang lebih setia menunggu
dari kematian
dari aku”

lalu, kita berbicara tentang perahu-perahu
yang berlayar dalam kepalamu
membelah sepi
sambil menerka arah
menuju peluk-mu

 

 

 

Jakarta, 14 Mei 2015

(Ilustrasi: Lonely Sailor by Matt)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s