Iseng Bermalam di Bromo

June 12, 2017 § Leave a comment

Bromo bisa disebut sebagai tempat favorit untuk membuang penat. Kala Surabaya tak lagi ramah. Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Surabaya membuat saya kerap ingin bermalam di hamparan kalderanya. Menyambut pagi bersama bisik pasir-pasirnya, siut anginnya. Ada yang bilang, Bromo adalah sempilan surga yang terselip, lalu terjun ke bumi.

Entah surga entah apa, yang jelas saya ingin bermalam di Bromo. Dahulu kala, di medio 2013, saya pun bermalam di Bromo, di dalam tenda.

Bromo, 11-12 Maret 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Iseng Bermalam di Bromo at .

meta

%d bloggers like this: